Saturday, 3 May 2014

Tips : Cara Merawat Aki/ACCU

Terinspirasi dari salah satu JAILer yang aki mobilnya tekor n harus bawa-bawa aki yang berat tersebut untuk di charge-kan ke bengkel, maka dimuatlah artikel ini.

Berikut akan di ulas cara merawat dan memelihara aki, baik itu aki motor (Trail termasuk motor ker,,,, aki mobil, aki bis/trek, aki kering, aki basah, aki hybrid, dan aki MF, tapi mohon maaf disini tidak akan dijelaskan cara merawat aki-aki :p 

Aki (Accu/Battery) merupakan komponen penting dalam kendaraan yang memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Penyedia arus listrik untuk starter mesin, penerangan, klakson dan kelistrikan aksesoris mobil, 
    seperti: tape, alarm,dll.
2. Menyetabilkan tegangan kendaraan dan mem-back-up alternator bila tidak mampu memenuhi 
    kelebihan beban listrik yang diperlukan di kendaraan. Aki itu adalah kapasitor yang sangat besar.

Perlu diketahui sebelumnya berbagai jenis aki, diantaranya:


1. Aki basah/Konvensional/ premium
Aki ini disebut aki basah bukan karena fisiknya yang basah, tapi karena di dalemnya ada airnya, yaitu cairan asam sulfat atau accu zuur atau H2SO4. Aki ini membutuhkan perawatan (penambahan air aki, air aki adalah air biasa yang disuling, rumus kimianya H20) secara berkala. INGAK INGAK, JANGAN MENAMBAHKAN asam sulfat atau accu zuur atau H2SO4 ke dalam aki yang sudah dibeli. Karena asam sulfat tadi sudah diisikan oleh manufakturnya.

Jadi kenapa aki harus ditambahi air?
Yak, air adalah media untuk mendinginkan sel2 aki yang bereaksi dan yang paling penting ketika aki disetrum (oleh kiprok utawa dioda bridge jika sedang ditempel di mesin kendaraan / disetrum oleh charger ketika sedang disetrum ketika tekor) air menjadi media pelunturan kerak yang menempel pada sel2 aki. Jadi kalo kurang dari indikator lower level tambahin, tapi jangan sampe bablas melebihi upper level.

2. Hybrid (low maintenance)
Aki ini masih termasuk aki basah, tapi aki jenis (hybrid) ini tidak memerlukan perawatan yang lebai jika dibandingkan dengan aki basah konvensional karena laju penguapan air dan laju kehilangan muatan listriknya sangat rendah.  Hal ini di sebabkan karena sel-sel aki dibuat dari material yang berbeda.. Pada aki hybrid ini selnya menggunakan low-antimonial pada sel (+) dan kalsium pada sel (-). Aki jenis ini memiliki performa dan sifat self-discharge yang lebih baik dari aki basah konvensional.

3. Bebas perawatan (Maintenance free/MF)


Aki MF tidak perlu membutuhkan perawatan karena laju penguapan air dan laju kehilangan muatan listriknya sangat rendah. Plat positif dan negatifnya menggunakan kandungan PbCa dan PbCa (Sebetulnya basis dari aki MF adalah aki jenis Hybrid yang di improve ulang). Nah, ane pernah ke bakul aki, ane tanya :
Ane : Sam, Aki MF iku aki garing tah (Mas, aki MF itu aki kering tah)? 
Bakul Aki : Duduk Sam, Sing iki sik terkusam aki basah (Bukan mas, yang ini masih termasuk aki basah. Note : Sam, itu bukan nama ane gan, di Malang-Jatim, panggilan Mas biasa dibalik jadi Sam.... itreng kadit???). Ini aki basah, tapi ga perlu ditambah2i air selama masa hidupnya aki ini sam. 
Ane : O begitu ya kul bakul? 
Bakul : Ojrit sam.... 
Nah ane akhirnya membuat kesimpulan sendiri bahwa aki MF atau Maintenance Free ini ada 2 macem, yaitu aki yang dimaksud bakul aki yang ane ceritain barusan itu, sama aki kering (yang tinngal make, tanpa perlu congkel dan isi elektrolit). Karena aki kering kan memang tidak memerlukan perawatan alias maintenance free kan?? Aki kering juga bisa dijumpai pada UPS (Uninterruptable Power Supply) komputer desktop.

Ini contoh aki MF


Ini contoh aki kering UPS
Baiklah broo... setiap jenis aki selalu ada kelebihan dan kekurangannya. Aki konvensional itu sebenernya sangat baik dan awet dan biasanya amperenya besar2, logikanya dia akan terus hidup dan tak akan pernah meninggal dunia asalkan kita rajin merawatnya. Nah namun jika tertarik dengan aki yang bebas perawatan, karena ogah ribet, maka kita harus menyiapkan dana ekstra karena harganya lebih mahal dan konsekuensinya umurnya lebih pendek.

Perbedaan aki Basah - Hybrid - Kering

Sekarang keluar dari masalah jenis aki, soooo kenapa aki bisa tekor?
Yak betul sekali, aki bisa tekor karena ada huruf T nya, coba kalo gak ada? malah jadi ekor tu aki, hehe. Aki dikatakan tekor jika dia kehilangan daya listriknya alias dia ga mampu lagi untuk menghasilkan listrik, bisa pun ga bakal kuat nyalain starter elektrik, lampu jadi redup dan klakson bunyinya ga keras (mbembret koyok entut,,,).

Yang menyebabkan aki tekor tu:
1. Pemakaian aki secara ber lebay an, misal penambahan lampu2 yang katro yang ga perlu, penambahan    audio yang bisa buat joget 1 kampung (pada mobil/motor), de el el. Dan pemaksaan penyetarteran    kendaraan jika tidak mau distarter.
 


2. Ada jalur yang hubung pendek atau konslet, tapi seharusnya jika konslet sekeringnya putus, nah masalahnya banyak orang yang tidak mengerti fungsi dari sekering, yang malah mengganti sekering dengan ampere yang lebih besar,  katanya    biar ga cepet putus. Tu orang yang mikir gitu aneh abis, mungkin dia ga bersal dari bumi. Kan sekering memang dirancang biar putus kalo ada arus ber lebay an…

3. Kiprok yang berwujud dioda bridge sebagai penyuplai daya ke aki sudah rusak. kalo kiprok rusak dan tidak bisa menyuplai listrik ke aki ya jelas aki bakalan kehabisan dayanya, cepat atau lambat.

4. Kalo aki dicemplungin ke sumur, ini ga rusak lagi, tapi tenggelam, hehe…

NAH, terus gimana biar aki tidak tekor dan bisa awet?
Berikut cara merawat aki:
1. Matikan Komponen Kelistrikan Ketika Mesin Mati
Selesai berkendara, matikan dulu komponen kelistrikan (lampu, tape , ac, dll) sebelum mematikan mesin. Kebiasaan orang yang baru punya mobil baru, radio tape sama ac ga dimatiin waktu udah matiin mesin. Lah ntar kalo kita mau nyetarter mobil ya berat banget sebenernya, kasian tu aki. Emang kalau mobil baru ga terasa, tapi lama2 juga akan terasa efeknya. Motor juga gitu, lu kira lampu netral itu gratis? ga makan daya listrik aki elo? Makanya kalo matiin motor matiin juga dengan sempurna.

2. Panaskan Mesin Kendaraan
Kendaraan yang jarang digunakan dapat memperpendek umur akinya, untuk kendaraan yang jarang digunakan sebaiknya secara rutin dipanaskan mesinnya secukupnya atau kalo ogah manasin copot aja tuh terminal negatif aki (terutama buat mobil-mobil yang cuma jadi pajangan atau di jadiin pager rumah. Cuma dipakai kalau sabtu or minggu ajah,,,). Pemanasan kendaraaan bertujuan mengisi muatan listrik aki, karena kiprok dapet arus dari mesin dan mengisi aki. Nah tapi di sini biasanya rider motor pada salah kaprah. Kalo pagi sebaiknya menghidupkan mesin itu pake engkol, jangan kebiasaan pake electric, kalo udah panas mah monggo. Banyak fenomena motornya distarter electric dah kaya sakratul maut tapi masih dipaksain, yaudah say gud bay to aki.

3. Jangan menambahkan aksesoris secara lebay
Misal perangkat audio yang powernya besar, lampu tambahan yang terang banget, klakson yang keras, boleh sih nambahin, tapi hati2 dan harus penuh perhitungan.

4. Periksa level air aki
Ini berlaku untuk aki yang berair, permukaan air aki harus dipertahankan antara batas atas dan batas bawah, oleh karena itu perlu diperiksa secara rutin minimal satu bulan sekali. Jika air yang terdapat dalam aki berada di bawah batas bawah (lower level yang tertera dalam kemasan aki), sementara aki tersebut terus digunakan maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan aki. Pengisian yang melewati batas atas (berlebihan), airnya bisa meluap dan merusak bagian kendaraan. Untuk menambah air aki yang berkurang, gunakan air aki biasa, jangan menggunakan accu zuur, karena accu zuur hanya digunakan untuk aki baru yang belum dipakai. Ingak2!!: air aki biasa = air murni/air suling; accu zuur = campuran air murni dan sulfat(H2SO4).
5. Periksa Terminal Aki
Kondisi kendor dapat menimbulkan karat dan kerak pada terminal aki dapat mengakibatkan aliran arus listrik tidak sempurna, hingga dapat menimbulkan ledakan pada aki akibat percikan api pada bagian sambungan. Jika sambungan dengan terminal kendor tinggal dikencengin aja. Tapi kalo dipermukaan terminal aki kotor atau berkarat banget maka harus dibersihkan. Kalo kotoran masih sdikit bisa diguyur air panas, bisa langsung ilang, tapi kalo udah lebay, tebel banget, harus disikat atau diamplas. Setelah itu olesi atau semprotkan oli apa aja, sebagai pencegah karat.
Cara kuno dan mudah untuk menghilangkan/melunturkan kerak aki tsb :
Siramkan air panas pada terminal aki yang berkerak. Ingat...!!! Siramkan saja...., jangan dicelupkan ke air panas seluruh aki-nya...!!! 

6. Periksa Apakah Terdapat Kebocoran Aki
Berhati-hati pada area yang ditemukan kebocoran dari bagian badan aki, segera keringkan dan bersihkan area tersebut dan kuatkan penutup sumbat pada aki. Apabila terjadi kebocoran dari aki badan, segera ganti aki dengan yang baru. Cairan aki yang bocor (asam sulfat) dapat membuat kendaraan berkarat parah!

7. Periksa Berat Jenis Aki
Jika aki telah diisi ulang, cek berat aki dengan menggunakan hydrometer (biasanya terdapat di bengkel-bengkel). Jika berat jenisnya di bawah ukuran dari aki tersebut, gantilah aki tersebut dengan aki yang baru. Ini agak lebay ga usah dilakuin jg gapapa.

Nah mas trus bagimane kalo emang aki udah tekor?
Aki bisa dices menggunakan charger. Chargernya bisa adaptor.
KUNCINYA adalah daya untuk mengeces aki harus lebih kecil dari daya kemampuan aki. Misal aki berdaya 12 Volt / 50 Ampere, maka chargernya 10 persen lebih lemah tapi dengan voltase yang sama, jadi bisa 12 volt / 5 ampere. Bisa sih dices dengan ampere yang lebih besar, emang bisa lebih cepat ngisinya, tapi cepat rusak juga akinya.

Kalo mau buat charger aki sendiri, rangkeannya bisa dilihat di sini…
BIKIN CHARGER AKI SENDIRI @ http://otomotif-dhani.blogspot.com/2013/01/membuat-sendiri-charger-aki.html

Cara Pemasangan dan Pelepasan Aki
Pada saat melepaskan kabel, maka lepaskan terlebih dahulu kabel negatif baru kemudian kabel positif.
Sebaliknya, pada saat pemasangan, pasang dulu kabel positif, baru pasang kabel negatif

PENTING!!
1. Tidak boleh menyalakan api dekat aki, seperti menyalakan korek, merokok dan lain sebagainya, karena aki mengandung hidrogen yang mudah meledak.
2. Jauhkan dari jangkauan anak, karena komponen aki terbuat dari bahan kimia yang berbahaya.
3. Gunakan kacamata pelindung pada saat memasang atau memperbaiki aki karena air aki sangat berbahaya.
4. Hati-hati dengan accu zuur, karena dapat merusak kulit dan membutakan mata.
5. Jika accu zuur mengenai mata anda, basuhlah segera dengan air bersih dan segera pergi ke dokter. Jika accu zuur mengenai kulit anda, basuhlah bagian yang terkena accu zuur dengan seksama. Jika anda merasa sakit dan terbakar, segera minta pertolongan dokter.
6. SAYANGI AKI! :D

Disadur dari : http://otomotif-dhani.blogspot.com/
Didedikasikan untuk : Bro Danny Pedrosa (khusus-nya) dan JAILer's di dunia nyata maupun maya.


Okay,,, untuk sementara cukup sampe disini dulu ulasannya. Semoga bisa bermanfaat....!!!


HEIL JAIL....!!!


Dewan Soro






Tuesday, 29 April 2014

Tips : P3K Saat nge-Trail, Harus Selalu Siap di Jalur!

Untuk suatu event adventure, persiapan jalur mungkin bisa ala kadarnya. Tapi tim survey pastinya sudah menyiapkan tim untuk evakuasi, peralatan kesehatan P3K bahkan tim respon medis jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Saat adventurer mengalami musibah, luka, patah atau terserang penyakit di jalur, mereka akan selalu siaga. 

Tapi bagaimana jika adventurer masuk jalur di luar event? Seringkali kita mengadakan kegiatan dalam kelompok kecil, nrabas dan mencari jalur sendiri. Hal inilah sering kita lakoni, nrabas n mblakrak tiap ada kesempatan. Maka, pada saat kita bergerak sendirian ataupun dalam tim kecil, maka jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi di jalur, seperti tiba-tiba kepala pusing, terjatuh hingga terluka, keseleo, dll. Maka P3K sangat dibutuhkan sekali.

 

Obat-obatan standar tidak ada salahnya untuk disiapkan seperti Analgetik, Metancuron, Naspro, Aspirin, anti mencret Entrostop. Jangan lupa juga anti gatal seperti CTM, Insidal, anti malaria juga antibiotik semisal Ampicilin. Tersebut diatas adalah obat-obatan standar yang dijual bebas di Apotek.

Tapi,,, Kontribusi masyarakat sekitar juga sangat mendukung kita saat nrabas lho... Mereka yang penduduk asli, pastilah bisa memberikan kita masukan untuk menggunakan tanaman liar di hutan sebagai "pengganti obat sementara". Pengetahuan masyarakat sekitar tentang tanaman obat yang bisa di dapat di hutan akan sangat bermanfaat buat kita. Maka alangkah baiknya sebelum masuk jalur, kita berhenti untuk bertanya dahulu kepada  masyarakat setempat mengenai daun atau tumbuhan yang dirasa bermanfaat sekaligus berinteraksi dengan mereka. Agar pandangan mereka terhadap kegiatan kita ini selalu positif dan tidak dinggap mengganggu. 

Contoh tanaman liar yang bisa digunakan untuk obat n kegunaannya :

1. Alang-alang.
Daun dan akar bisa digunakan untuk obat. Ini bisa digunakan saat ada yang terluka di jalur, maka untuk menghentikan pendarahan, kita bisa ambil daun alang-alang, kemudian tumbuk dan oleskan pada daerah yang terluka. Tanaman ini sangat mudah di temukan, karena bisa hidup di semua medan.

 

2. Krokot
Tanaman ini banyak ditemui di area yang lembab/kadar air tinggi. Sangat berguna untuk mengobati iritasi kulit, gigitan serangga n luka bakar (buat yang suka meluk motor di tanah, trus kena snalpot yang panas... bisa diatasi dengan tanaman ini).

3. Honje/Kecombrang
Tanaman ini tidak banyak orang tahu kalau mengandung banyak manfaat. Di kalangan pecinta alam, tanaman ini di gunakan sebagai makanan alternatif saat harus survive di alam liar. Hampir 80% dari tanaman ini bisa digunakan. Karena tanaman ini mengandung anti oksidan, vitamin dan mineral, maka bisa digunakan untuk membasuh atau membersihkan luka. Batangnya juga bisa digunakan untuk mengatasi pusing, meskipun caranya agak aneh, yaitu dengan menumbuk batangnya, ambil airnya dan teteskan ke mata.

4. Patik Kebo
Tanaman ini biasanya dijumpai ditanah yang agak kering dan bebatuan. Menyerupai rumput dan menjalar. Sangat berguna untuk penyakit yang bersangkutan dengan kulit. Gatal-gatal atau eksim, bisa disembuhkan dengan tanaman ini.

Jangan lupa untuk mengenal tanaman Binahong atau Gondola yang diklaim paten mengobati memar karena terbentur, terkena panas api, pegal linu dan juga  nyeri otot. 


Demikian sedikit tips dari Dewan Soro. Ulasan di atas ditulis berdasarkan pengalaman pribadi, jadi,,,, silahkan di coba,,,, Semoga bermanfaat,,,,

Tapi yang terpenting adalah, keep safety when you ride,,,!!! Tidak ada yang ingin terjadi sesuatu apapun saat kita nge-Trail dan having fun di alam,,,,,



SaSaJa (Salam Satu Jalur),,,,,!!!


HEIL JAIL

Dewan Soro

Wednesday, 23 April 2014

Tips : Pentingnya Membawa Peralatan

     Nge-Trail di alam bebas memang mengasyikkan. Tapi, di tengah keasyikan itu tidak menutup kemungkinan terjadi hal-hal yang berakibat perjalanan terganggu. Bisa saja gangguan itu karena sulitnya kondisi jalan dilalui motor, sehingga membuat pengendara butuh tenaga ekstra untuk bisa melalui rintangan itu. Ada juga penyebabnya muncul dari motor ngadat, baik dari mesin ataupun kerusakan kelengkapan motor yang lain. Tapi akan lebih menyulitkan lagi bila pengendara tidak menyiapkan beberapa peralatan dan perlengkapan untuk bisa mengatasi kondisi tersebut.


Seutas tali sangat berfungsi untuk mengevakuasi motor pada kondisi jalan yang sulit dilalui karena licin atau tanjakan terjal. (Ngetrail Gallery)

Beberapa Perlengkapan yang Perlu Disiapkan:

1. Tali (tambang). Ukuran antara 6 sampai 10 meter.
 

Tali ini bermanfaat ketika dalam situasi jalan ekstrim. Tanjakan atau turunan terjal. Motor masuk kubangan Lumpur. Dalam kondisi seperti ini, keberadaan tali sangat bermanfaat. Sebab, untuk bisa melalui kondisi jalan seperti itu, akan lebih mudah dan cepat bila motor ditarik dengan tali itu. Selain itu, bila salah satu anggota rombongan ada yang motornya mogok, tali tersebut dapat difungsikan untuk mengevakuasi dengan cara ditarik dengan motor yang masih sehat. Dengan begitu hambatan perjalanan bisa teratasi dan bisa datang tepat waktu pulang ke rumah, isrti pun tidak marah-marah....

2. Obeng (plus dan minus)
Berfungsi untuk melakukan perbaikan ringan pada saat terjadi trouble pada kendaraan

3. Kunci Pas

Kunci Pas/Ring pada umumnya diperlukan untuk perbaikan motor dalam situasi darurat adalah ukuran mulai 8 mm-19 mm.

4. Kabel kopling Cadangan

Untuk Kabel atau sling kopling ini berguna untuk mengganti sling rem atau kopling yang tiba-tiba putus di tengah perjalanan. Karena pemakaiannya untuk bisa mengganti kabel rem atau kopling, maka panjang kabel/sling cadangan yang kita bawa disarankan yang ukurannya paling panjang (untuk motor). Biasanya, rekan-rekan penggaruk memakai kabel/sling vespa.

5. Busi Cadangan

Penting banget, secara busi adalah part vital di motor yang kita kendarai. Jika busi bermasalah di tengah jalan, maka perjalanan kita tidak akan terganggu karena tidak harus mencari toko spare part dulu. Seperti kata pepatah, "Tidak ada Busi, Ngetrail gak Jadi..."

6. Kunci Busi
 




Sesuai namanya, berfungsi untuk membuka busi saat busi bermasalah atau melakukan penggantian busi. Jangan sampai buka busi dengan gigi... atau pembuka botol...

7. Kertas Gosok Halus

Meskipun namanya cukup remeh kedengarannya, "Kertas" Gosok Halus, tapi barang ini mempunyai fungsi yang cukup vital. Sangat berguna untuk pertolongan pertama saat busi mengalami masalah (kotor karena jelaga mesin) dan harus dibersihkan.

8. Kabel Secukupnya

Sesuai tags, "Secukupnya", jangan bawa 1 rol/gelondong. Berat men....!!! Kabel ada 2 jenis, yaitu yang berisi serabut dan berisi kawat tembaga. Jika perlu bawa "Secukupnya" 2 jenis tersebut, karena fungsinya akan berbeda. Kabel isi serabut bisa di fungsikan untuk menyam bungkabel kelistrikan (termasuk untuk jumper sekering) kita jika sewaktu-waktu putus di tengah hutan. Sedangkan kabel dengan isi kawat tembaga, selain berguna untuk menyambung kelistrikan, juga dapat difungsikan sebagai jumper ke motor lain jika tiba-tiba aki motor teman soak/drop ditengah hutan/jalan. Juga bisa digunakan sebagai pengikat (tapi tidak bisa di pakai untuk mengikat cinta lho...)

9. Bola Lampu Motor Cadangan

Tidak perlu dijelaskan fungsinya, karena sudah jelas dari namanya..... Kecuali jika bro-bro semua suka nyemil lampu kayak kuda lumping.... maka peruntukannya akan berbeda.

10.Cutter

Alat yang satu ini multi fungsi sekalee..... jika di ulas satu persatu, akan butuh berlembar-lembar untuk mejelaskannya. Kita beri beberapa contoh saja untuk kali ini. 
Pertama : Sesuai namanya, dan bertindak sebagai fungsi utama, digunakan untuk acara potong-memotong. Potong kabel, potong tali, bahkan potong bebek angsa juga bisa dengan alat ini. 
Kedua : Untuk alat bela diri, jika terpaksa pas lagi ngetrail ditengah hutan tiba-tiba ketemu sama Raja Hutan atau binatang buas, bisa kita takut takutin sama alat ini... (meskipun secara pribadi saya yakin mereka gak akan takut, bahkan mungkin akan segera menyerang kita karena dianggap kita meremehkan mereka..., tapi paling tidak kita sudah berusaha membela diri kan...) 
Ketiga : Saya sarankan jangan dipraktekkan.... Alat ini sangat berguna jika kita kehabisan bensin saat long trip, trus dompet n uang kita juga ga bawa... maka alat ini bisa dipergunakan untuk menghasilkan uang buat beli sedikit bensin. Caranya tolong d terjemahkan sendiri yaa....

Demikian sedikit tips dari Dewan Soro.... Semoga bermanfaat.



SaSaJa.... (Salam Satu Jalur)!!!

Tuesday, 11 March 2014

JAIL 1st Anniversary...!!!

Dear JAILer's.....

Tidak terasa tepat 11 Maret 2014 ini JAIL.com sudah berumur 1 tahun. Memang belum banyak yang dilaksanakan dalam 1 tahun tersebut, tetapi jajaran Dewan Soro sudah berusaha membuat event yang bisa dikatakan berjalan lancar, sukses dan yang terpenting tetap SAFE & FUN.

Selaku anggota jajaran Dewan Soro... mengucapkan :


"Selamat ULTAH JAIL.com ke 1"

Semoga di tahun-tahun kedepan bisa tetap mewadahi pecinta Adventure Umum-nya dan Penggaruk Tanah Khusus-nya.......


Sedangkan untuk event di Ultah yang ke 1 ini, kami Dewan Soro belum bisa membuat event untuk perayaan-nya.... hanya sedikit acara Syukuran kecil (tentu saja setelah menciptakan MODUS ke anggota.... hehehehe)... 



Salam SATU Jalur....

HEIL JAIL.....!!!!
Dewan Soro

Tuesday, 25 February 2014

Review : Monstrac GT200 vs Kawasaki KLX 150S

Hello JAILer's....

Pada kesempatan kali ini ded-tracker mau mengulas sedikit terkait type motor trail selain kawatsakti KLX 150S yang jadi tunggangan umum penghobi olah raga garuk tanah versus Monstrac GT200. Ulasan ini dibuat berdasarkan sudut pandang Ded-Tracker pribadi setelah mencoba 2 varian motor tersebut.

Sebelum di ulas, alangkah baiknya di simak dulu perbedaan spesifikasi pabrik dari Kawak dan Mons berikut ini :

KLX 150s
Type Mesin                   : 4-Langkah, SOHC, 2 katup
Diameter x Langkah       : 58,0 x 54,4mm
Jumlah dan Isi Silinder    : 1 buah & 144cc
Perbandingan Kompresi  : 9,5 : 1
Daya Maksimum            : 8,60kW / 8000 rpm
Torsi Maksimum            : 12 Nm / 6500 rpm
Karburator                     : Keihin NCV24
Sistem starter                 : Kick Starter & Electric Starter
Tipe Transmisi               : 5 speed return
Perbandingan Roda Gigi : Ke-1: 2,917 (35/12)
                                     Ke-2: 2,000 (32/16)
                                     Ke-3: 1,474 (28/19)
                                     Ke-4: 1,182 (26/22)
                                     Ke-5: 1,000 (24/24)
Perbandingan Gigi akhir : 3,143(44/14)
Jumlah Rasio Roda Gigi : 9,051 pada Top Gear
Sistem pengapian           : DC-CDi
Idle Speed                     : 1400(+-50) rpm
Frame                           : High-Tensile steel, box-section perimeter
Jarak Poros Roda           : 1285 mm
Jarak terendah ke tanah : 250 mm
Berat maksimum / Berat kosong : 228 kg / 108 kg
Tipe Rangka                  : Perimeter, Box-Section, High Stainless Steel
Suspensi Depan             : 33mm telescopic fork / 7.1 in.
Suspensi Belakang         : UNI-TRAK® linkage system and single shock with 5-way preload      
                                     adjustability / 7.1 in.
Panjang x Lebar x Tinggi : 1975 X 760 X 1080 mm
Roda Depan                  : 70/100-19
Roda Belakang              : 90/100-16
Tipe / Panjang Kemudi   : Handle Bar / 760mm
Rem Depan                   : Hidrolik (Disc Brake)
Rem Belakang               : Hidrolik (Disc Brake)

Monstarc GT 200
Tipe Mesin                    : 4 Langkah SOHC 2 Katup
Sistem Pendinginan         : Pendinginan udara
Jumlah & isi silinder        : 1 Silinder & 196cc
Diameter X Langkah     : 63,5 x 62,2mm
Perbandingan Kompresi   : 9,2 : 1
Daya Maksimum             : 9,50KW / 7500rpm + 500rpm
Torsi Maksimum          : 14,5 Nm / 7000rpm
Kaburator                       : DNPZ30-A (c)
Sistem Starter                 : Kick Starter & Electric Starter
Tipe Transmisi                : 5 Speed
Perbandingan Roda Gigi : Ke 1 2,909
                                       Ke 2 1,866
                                       Ke 3 1,388
                                       Ke 4 1,15
                                       Ke 5 0,954
Perbandingan Gigi Akhir : 3,267 (49/15)
Jumlah Rasio Roda Gigi : 9,051 @ top gear
Sistem Pengapian           : DC-CDI
Idle Speed                     : 1450 (+-50) rpm
Tipe Rangka                  : Grider Structure
Suspensi Depan             : Up Side Down
Suspensi Belakang          : UNI-TRACK, swing arm monoshock
Sistem Rem Depan         : Hidrolic, Single disc
Sistem Rem Belakang    : Hidrolic, Single disc
Sistem Pengendalian Rem: Cairan / Fluida
Ban Depan                     : 1.60 - 19
Ban Belakang                 : 2.15 - 16
Panjang X Lebar X Tinggi : 1900 x 790 x 1040
Jarak Poros Roda           : 1300mm
Jarak Ke Tanah              : 200/300mm
Tipe Kemudi                  : Handle Bar
Panjang Kemudi              : 790mm
Sudut Putar (derajat)       : 35 ke kiri / 32 ke kanan
Kapasitas Berat Maksimal : 200 kg
Berat Kosong                  : 70 kg

Sedangkan track yang digunakan untuk keprluan review ini adalah : 
Perum Tirtasani KarangLo Malang - Agrowisata Batu - Panderman - Gunung Banyak - Coban Talun 

Kesempatan garuk kali ini diikuti 5 orang penggaruk dalam naungan PRIVATE Dirtbike Team. Motor yang turun untuk review kali ini : 2 KLX 150S - 2 Monstrac GT200 dan 1 odong2 berbasic GLpro.

back to topic : 
Secara tampilan Monstrac so far OK punya, rotom yang satu ini tidak jauh beda ama KLX 150. 

Ketika nyengklak pertama kali kesan nya motor nya agak lebih tinggi dari KLX ( agak lebih gagah ), padahal jika dilihat dari perbandingan dimensi si Momon dan Kawak terpaut hanya 40mm lebih tinggi si Kawak, tapi kalo dirasakan lagi ternyata yang bikin tinggi itu karena sekoknya si Momon tidak seempuk punya Kawak yang kalo di naikin langsung "mak bless...." terasa empuk.. makanya si Momon seakan lebih tinggi dan gagah.

Kesan pertama score nya Monstrac 0 vs KLX 1 ( skok atos :(( )  

Buka gas, buka kopling dikit, kesannya... motor ini punya power gede karena secara brosur memang cc nya ada kelebihan 50 dibanding KLX. Sedangkan torsi mesin di putaran bawah n tengah :
- Kawasakti : tarikan terasa kurang maknyus, putaran bawah/tengah mesin untuk kondisi Stop n Go
                    kurang sip, tapi untuk track panjang, mantap buat ngebut
- Monstrac  : tarikan terasa lebih maknyus, putaran bawah/tengah mesin untuk kondisi Stop n Go-nya
                   joss,,,, Buat track panjang, serasa gigi perseneleng kurang, karena kebesaran torsi di
                   putaran awal dan tengah

Kesan kedua score nya Monstrac 1 vs KLX 1 ( kencang broo :)) )

Let see on track what can Monstrac do... 
Agrowisata Batu track dominasi tanah liat basah + kering ( licin ) jadi harus sering2 ganti gigi perseneleng untuk engine break dan tarikan. Untuk sesi ini, sebetulnya Momon bisa unggul, karena putaran bawahnya maknyuss,,,, tapi yang disayangkan tuas rem dan kopling standard si Momon KERAS bikin kemeng broo,,, tangan dan lengan bisa cepet capek. Kecuali Ded-Tracker,,, yang 
sering senam tangan dengan gerakan meremas-remas,,, jadi gak begitu ngefek  ;)

Kesan ketiga score monstrac 1 vs KLX 2

Sekarang kita bicarakan masalah handling antara Kawak vs Moncrat

Kawasakti : buat manuver lebih luwes, karena didukung sekok yang empuk
Moncrat   :  meskipun panjang body lebih pendek, tapi karena lebih lebar dan suspensi yang keras 
                  menyebabkan kurang luwes tapi masih cukup save buat pencilakan :)

Score Kawatsakti 3 vs Moncrat 1

Kemudian kita beralih ke perbedaan konsumsi bahan bakar dan volume tangki
Kawatsakti :
- susah buka tangkinya, karena kuncinya kakean ledom aturan e score = 0
- konsumsinya tergantung joki, klo rider e kebanyakan cium tanah ya cepat habis .. score = 1
- Volume tangki nya mantab, isi full asal tidak banyak jatuh, bisa sampe gunung kembar :) .. score = 1

Moncrat :
- buka tangkinya, wenakkkk karena cukup putar ( seperti buka sak botol rong botol ) score = 1
- konsumsinya tergantung joki, klo rider e kebanyakan cium tanah ya cepat habis .. score = 1
- Volume tangki kayakna sedikit, tapi persisnya ga tau, yang jelas rute bromo, 2 monstrac reload semua    score = 0

score Kawatsakti 3 vs Moncrat 2

Harga... heheh iki paling plenting soale .... 
   KLX laham ( see brosur :)) )
   Moncrat lebih harum  ( see brosur :)) )


Overall.. 2 trail ini tangguh di masing2 bidang n kembali kepada dari sisi mana anda melihat untuk memilihnya sebagai teman nGaruk tanah......

So.. jangan khawatir.. yang penting bisa "nggaruk" berangkat wess... 

Salam Satu ngGaruk.. 
Ded-Tracker



Thursday, 30 January 2014

FACK Bromo Mt. - 11 Jnuari 2014

Salam JAILers,

Sebagai pembuka tahun 2014, pada tanggal 11 Januari 2014, telah diselenggarakan salah satu agenda mBrasak oleh JAIL.com. Event kali ini diberi judul FACK Bromo Mt. (artinya plis tail postingan sebelumnya yah....). Sesuai judul, maka arah tujuan adalah tempat yang selama ini dijadikan area sakral-nya para raider's, mulai dari roda 2 atau roda 4. Baik dari aliran road rider's hingga off roader's. Jika belum ke Bromo, maka belum afdol katanya... (kayak naik Haji aja....).

Diikuti oleh 11 JAILers, dan 1 tamu dari Private Dirt Bike Team, maka ditempuh rute yang lebih fun and FACK... so kita pilih rute berbeda yaitu via jalur Wajak, bukan dari jalur Poncokusumo. 

Sayangnya etape kali ini tidak diiikuti salah dua dewan soro kita.. Travis Sunjoyo yang lagi retired karena cidera & Walter MAzzhari yang harus nggaruk kabel di kota orang. Tapi walo retired, supporting penuh dari dewan soro Travis Sunjoyo bisa buat etape kali ini tetep lanjut..
Sama seperti etape 2, untuk etape kali ini kita juga pake KALDERA rent, sebagai penyedia kendaraan penggaruk, karena kita udah kadung purcaya ama si empunya, sam Probo.

Pada etape kali ini bisa di bilang mengejutkan, karena banyak member baru yang penasaran ngerasain gimana rasanya nggaruk lumpur.

back to track.. 
Setelah preparation, tak lupa kita doa demi kelancaran semuanya. 
Dan,,, langsung kita menuju rajajowaS untuk memulai rute off the road via jalur Wajak.

Untuk rute jalur kali ini, pilihan dari Guide sam Probo, dinilai JAILers sangat tepat sekali. Kombinasi tanah liat berlumut langsung menyambut kita, alhasil 4 jailer langsung merasakan manisnya tanah liat berlumut, :)) Kemudian dilanjutkan kombinasi jalan basah, karena abis hujan semaleman dan pagi harinya sempat 
membuat para jailer shock mengendalikan motornya walo pun sudah pake ban tahu.

Selain itu, yang menjadi favorit dari etape kali ini adalah.... Track SUPER KARBOL.... (sayang potone ga onok, kamera-ne kadung ketam kentek-an batre....).


















Dengan terselenggaranya even lumpur ini dengan SUKSES (bisa dibilang begitu, meskipun di akhir acara ada peserta yang sempat hilang karena kesasar di jalur dalam KOTA Malang. MEskipun sudah bawa GPS (Global Positioning System) tetep-ae nyasar.... dan menyerah saat malam menjelang, hingga harus dikerahkan tim Evakuasi Dalam kotA malaNg (disingkat EDAN), untuk proses penjemputan dan pengawalan).


Terima kasih tidak lupa JAIL ucapkan kepada : JAILers yang sudah ikut dan menyukseskan acara kita ini, KALDERA Trail Rent dan PREDATOR Rent sebagai penyedia kendaraan, sam Probo dari KALDERA sebagai Guide,


sam ROKI dari PRIVATE Dirt Bike Team yang juga sangat membantu mengawasi dan membantu JAILers dalam etape kali ini.

Terakhir, terima kasih kami kepada Tuhan YME atas restu dan ridho-nya sehingga event ini bisa lancar tanpa halangan dan hambatan. 


Sampai jumpa di next etape guy's.....!!!
SALAM mBLAKRAK....!!!


Dewan Soro

Wednesday, 11 December 2013

Tips n Trick : Trick Melibas Jalur Berpasir (Edisi JAILer's Nubi)

     Pada bulan Januari 2014 nanti JAILers akan menjalani Etape 3 JAIL.com yang routenya adalah gunung Bromo. Sedangkan kita tahu bahwa kawasan di gunung Bromo adalah kawasan yang mempunyai track berpasir. Dan karena kali ini JAIlers yang berpartisipasi ada yang belum pernah melalui track dengan karakter berpasir, maka kali ini Dewan Suro akan berbagi tips bagaimana teknik mengendara yang bisa digunakan untuk melalui track berpasir tanpa harus mengeluarkan terlalu banyak energi dan JAILers juga tidak akan banyak kehilangan waktu.



      Salah satu tantangan terbesar di trek berpasir adalah bahwa bagian dimana rolling whoops (roda tergelincir masuk ke track yang sudah terbentuk dan dapat menyebabkab rider terjatuh) yang akan  sangat menyedot semua energi anda. Sekilas bagian ini terlihat tidak terlalu rumit, dan anda akan melihat banyak rail berukir pada pasir. Dalam kasus ini sebenarnya ada bahaya besar yang mengancam diri dan tunggangan anda.
     Tidak perlu menjadi seorang jenius untuk mengetahui bahwa kecepatan bukan solusi tepat untuk dapat melewati serangkaian gundukan berpasir karena track berpasir selalu memiliki rail tak beraturan bekas ban raider lain sebelumnya dan hal ini akan sangat mempengaruhi keseimbangan motor anda saat melaju dengan kecepatan tinggi.




Maka yang harus dilakukan adalah :

SATU."Ketika anda akan melewati tantangan seperti ini, anda harus benar-benar fokus pada awalan jalur lurus anda. Dan juga, anda harus memastikan bahwa anda mencengkram grib dengan kuat saat melaluinya. Terkadang kita kesulitan untuk mendapatkan jalur lurus saat menemukan pasir yang tak beraturan, tetapi ketika anda menemukan pasir seperti itu, Anda perlu benar-benar melihat jauh ke depan. "

DUA. "Langkah berikutnya adalah untuk menjaga putaran gigi dan rpm. Jika anda menggunakan gigi rendah saat anda melalui jalur seperti ini, Besar kemungkinan anda akan keluar jalur. Sebaliknya jika anda menggunakan gigi yang lebih tinggi, biar bagaimanapun akan mengurangi ketegangan pada rantai dan motor anda akan melalui gundukan dengan mudah. "

TIGA. "Jika anda telah merasa nyaman pada bagian ini, kini yang anda perlu lakukan adalah meluncur secepat yang anda bisa dan rapatkan kedua kaki anda pada motor anda. Tidak perlu terlalu menggunakan kekuatan tubuh bagian atas agar anda dapat melalui bagian ini. Pusatkan semua kekuatan pada lutut dan kaki. Dengan mencengkeram motor anda dengan lutut dan kaki, hal itu akan menjaga motor tetap lurus, dan menghilangkan risiko bagi anda untuk tergelincir. "

EMPAT. "Terakhir, Pastikan anda tidak jatuh ke dalam lubang. Saat anda masuk ke dalam lubang, saat itulah anda akan jatuh, dan mulai tergelincir, atau anda akan terlempar di udara bukannya meluncur di puncak gundukan. Jika anda benar-benar mengalami hal tersebut dan ban depan cenderung menukik ke bawah, maka yang perlu anda lakukan adalah memusatkan berat badan pada bagian belakang agar posisi motor anda kembali lurus. "


Di Kutip dari tips yang diberikan oleh Josh Hill (MotoX Racer AMA)

Tambahan dari Dewan Syurr....

1. Sebaiknya pergunakan sepatu yang tinggi (bukan sepatu hak tinggi atau high heels lho bro... emang kita bajigur... banci nganggur..??) selain untuk menutupi mata kaki, usahakan mulut sepatu semakin dekat dengan lutut. Ini dimaksudkan untuk mencegah agar pasir tidak masuk ke dalam sepatu, karena akan sangat tidak nyaman pada saat berkendara. Terutama untuk pasir yang butirannya besar. Contoh sepatu tinggi ;)
2. Kalau sempat memilih track, pilihlah track yang berpasir basah dan padat. Ini untuk mengurangi resiko rolling whoops serti yang telah di jelaskan di atas sono...

3. Jika memungkinkan, kurangi tekanan udara pada roda sekitar 10 -12 psi. Ini bertujuan untuk memperbaiki traksi ban diatas pasir. Tapi asal jangan sampai terbentur benda keras seperti batu, kayu atau sesuatu yang bisa membuat bengkok pelek motor.

4. Saat menikung di lintasa pasir, pindahkan beban badan ke depan. Dengan cara memindahkan posisi duduk sedikit mendekati tangki. Ini untuk membantu memberikan tekanan pada roda depan agar tidak tergelincir karena beban yang ringan. Dan turunkan kaki mengikuti arah tikungan untuk membantu menjaga keseimbangan motor saat menikung.

5. Selalu jaga penutup mata (goggle) agar tetap pada posisi yang tepat melindungi mata. Kalo sampe pasir masuk mata.... bisa di rasain sendiri dah....

6. Kurangi melakukan pengereman di atas pasir. Cukup kurangi gas, maka motor akan dengan sendirinya turun kecepatannya karena tertahan oleh pasir itu sendiri... Efektifkan...?!

7. Jika terpaksa melakukan pengereman karena suatu hal yang mendesak, maka pergunakan ke dua rem (depan dan belakang) dengan rem belakang yang lebih di dominan-kan. Karena penggunaan rem depan yang maksimal akan membuat roda tenggelam ke dalam pasir dan hasilnya.... Anda akan berhasil "NYUNGSEP" dengan sukses dan terbang melewati stang motor anda...... Mau coba .....???

Di tulis berdasarkan pengalaman Dewan Syurr...o pada Etape I JAIL.



Demikian JAILer's,,,, semoga bisa di coba dan bermanfaat nantinya di jalur yang akan di lalui.

SALAM SATU JALUR......!!!!

Dewan Syurr...o